Pengertian Asam Basa Menurut Brownsted Lowry - Mas Ayub

Latest

Long Life education

Friday, April 3, 2020

Pengertian Asam Basa Menurut Brownsted Lowry


Hallo sobat sobat ,masih semangat belajar nya ?  dipostingan ini kita akan membahas materi yang sangat menarik , dimana postingan sebelum nya telah dijelaskan menurut teori asam basa Arhenius bahwa asam merupakan senyawa hydrogen yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ dalam larutan, sedangkan basa adalah suatu senyawa yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH- dalam larutan.

Pengertian asam-basa yang dikemukakan oleh Bronsted-Lowry memperbaiki kelemahan teori asam-basa Arrhenius. Pengertian asam-basa Arrhenius hanya berlaku untuk senyawa yang larut dalam pelarut air karena reaksi ionisasi yang menghasilkan ion H+, dan in OH- hanya terjadi dalam pelarut air.

Hal tersebut tidak dapat dijelaskan Arrhenius, tetapi dapat dijelaskan oleh Bronsted-Lowry. Teori asam-basa Bronsted-Lowry dapat menjelaskan semua reaksi yang terjadi dalam bentuk apapun, termasuk gas, larutan bukan air, larutan air, dan campuran heterogen. Penentuan suatu zat sebagai asam dan basa Bronsted-Lowry dapat dilakukan jika zat tersebut bereaksi dengan zat lainnya.
Teori ini tidak dapat menjelaskan bahwa CO2 dalam air bersifat asam atau NH3 dalam air bersifat basa.

Menurut Bronsted-Lowry

Asam adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat mendonorkan suatu proton kepada spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton donor.Basa adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat menerima suatu proton dari spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton akseptor.
Suatu zat baik yang bermuatan positif, negatif, ataupun netral termasuk asam Bronsted-Lowry asalkan mempunyai minimal satu atom H. Misalnya HCl, H2SO4, HSO4-, H3O+, NH4+.
Berdasarkan teori ini didefinisikan bahwa:
•    asam adalah sebagai pendonor 1 ion H+ pada basa.
•    Basa adalah sebagai penerima 1 ion H+ dari asam.
Dengan kata lain asam disebut juga sumber proton dan basa disebut juga penerima proton. Asam dapat berupa molekul netral, ion positif atau ion negatif yang dapat memberikan satu ion H+ pada pasangan reaksinya (basa), seperti berikut ini.
asam basa bronsted lowry
•    HCl bersifat asam dan Cl- bersifat basa. HCl dan Cl- merupakan pasangan asam-basa dikenal dengan istilah asam-basa konjugasi.
•    Cl merupakan basa konjugasi HCl, sebaliknya merupakan asam konjugasi Cl-
•    H2O bersifat asam. H2O dan H3O+ merupakan pasangan asam-basa yang dikenal dengan asam-basa konjugasi.
•    H3O+ merupakan asam konjugasi H2O yang merupakan basa konjugasi.

Peranan Air Dalam Teori Bronsted

•    Air terurai membentuk ion-ion dengan memindahkan satu ion H+ dari satu molekul yang berlaku sebagai asam pada molekul lain yang berlaku sebagai basa:
H2O(l) + H2O(l) ↔ H3O+ (aq) + OH- (aq)
Asam            basa

•    Asam bereaksi dengan air melalui pemberian satu ion H+ pada molekul air membentuk ion H3O+:


Basa bereaksi dengan air melalui penerimaan satu ion H+ dari molekul air membentuk ion OH-:
•    Molekul air dapat berlaku sebagai zat antara dalam reaksi asam basa melalui penangkapan ion H+ dari asam dan kemudian pelepasan ion H+ pada basa:
HCl(g) + H2O(l) ↔ H3O+ (aq) + Cl- (aq)
NH3(g) + H3O+ (aq) ↔ NH4+ (aq) + H2O (l)

•    Pasangan Asam Basa Konjugat
Konjugat berasal dari bahasa latin yang berarti “pasangan”. Setiap kali asam berlaku sebagai pendonor satu ion H+ sekaligus membentuk basa konjugat, yaitu basa pasangan yang berasal dari asam Bronsted. Sebagai contoh, jika suatu asam HA mendonorkan satu ion H+ pada air, salah satu produk reaksi nya adalah ion A-. jadi, A- adalah basa konjugat dari HA:
asam basa konjugasi
asam basa konjugasi
Sebaliknya, setiap kali basa menerima satu ion H+ sekaligus membentuk asam konjugat HA, yaitu asam pasangan yang berasal dari basa Bronsted:
Kekuatan relatif pasangan asam-basa konjugat
•    Makin kuat keasaman, makin lemah basa konjugatnya.
•    Asam kuat memiliki basa konjugat lemah.
•    Asam lemah memiliki basa konjugat kuat.
•    Basa kuat memiliki asam konjugat lemah.
•    Basa lemah memiliki asam konjugat kuat.

No comments:

Post a Comment