Pengertian, Pembentukan Ikatan Kovalen Beserta Contoh Senyawa Kovalen - Mas Ayub

Latest

Long Life education

Thursday, April 9, 2020

Pengertian, Pembentukan Ikatan Kovalen Beserta Contoh Senyawa Kovalen

Hallo adik adik kimia , salam kimia ! dipostingan ini kang ayub akan membahas materi  mengenai ikatan kovalen , sebelum masuk materi ikatan kovalen adik adik udah harus mengetahui materi konfigurasi elektron agar tahu bagaimana atom dapat berikatan melalui elektron valensi antar unsur .

Nah disini ada pembahasan yang paling unik ,adik adik mau tau ? nah baca sampai tuntas ya !

Kang ayub punya pertanyaan nih  , pertanyaannya adalah “ diantara ikatan ion dan kovalen , manakah yang paling banyak berada dibumi  ini ? “

Jawabannya adalah ikatan kovalen .mengapa ikatan kovalen kang ayub ? coba adik adik bayangkan jika seandainya Allah menciptakan ikatan ion yang paling banyak dibumi ini , ketika kita sedang berteduh dibawah pohon , dan pohon itu terbentuk dari ikatan ion , pastinya kita akan tersentrum , dan bayang kan lagi ketika kita memegang pena , dan pena teersebut terbuat  terbentuk dari ikatan ion , yah pastinya tidak ada orang yang berani menulis karena akan tersentrum heheh.
Apa sih ikatan kovalen itu ?

Ikatan kovalen adalah ikatan antar atom berdasarkan penggunaan elektron secara bersama-sama. Umumnya terjadi antara atom-atom nonlogam dengan nonlogam. Ikatan kovalen terbentuk antara dua atom yang sama-sama ingin menangkap elektron

Unsur unsur non logam banyak terdapat pada golongan IV A , VA, VI A , VIIA .

Contoh unsur non logam adalah C,N,S,F,Cl,Br ,I ,O,P dan banyak lainnya

1. Pembentukan Ikatan Kovalen

Umumnya, ikatan kovalen dibentuk oleh atom- atom nonlogam. Jika atom- atom yang berikatan kovalen berasal dari atom sejenis, maka molekul yang terbentuk dinamakan molekul unsur. Adapun molekul yang terbentuk dari ikatan kovalen atom- atom yang tidak sejenis dinamakan molekul senyawa.

a). Pembentukan Ikatan Kovalen Tunggal


Ikatan kovalen tunggal merupakan ikatan kovalen yang melibatkan pemakaian bersama satu pasang electron oleh 2 atom yang berikatan.
Dalam mencapai kestabilannya, atom Cl memerlukan 1 elektron tambahan. Cl2 tidak mungkin membentuk ikatan ion karena kemampuan kedua atom Cl untuk menarik dan melepaskan electron sma kuat. Oleh karena itu, setiap atom Cl menyumbangkan 1 elektron untuk digunakan bersama- sama sehingga memenuhi hukum oktet.

b). Pembentukan Ikatan Kovalen Rangkap


Ikatan kovalen rangkap merupakan ikatan kovalen yang melibatkan pemakaian bersama lebih dari 1 pasang electron oleh 2 atom yang berikatan. Ada 2 jenis ikatan kovalen rangkap, yaitu ikatan kovalen rangkap 2 dan ikatan kovalen rangkap 3. Ikatan kovalen rangkap 2 melibatkan pemakaian bersama 2 pasang electron oleh atom yang berikatan. Contoh ikatan kovalen rangkap 2, yaitu ikatan yang terjadi antara 2 atom O.
konfigurasi electron atom O, yaitu 2 6. Untuk mencapai kestabilannya, atom O memerlukan 2 elektron tambahan. Jika 2 atom O saling berikatan, maka setiap atom O akan menyumbangkan 2 elektron untuk digunakan bersama- sama sehingga atom O memenuhi hukum octet.

Pada pembentukan O2, pasangan electron ikatannya berjumlah 2 sehingga ikatan kovalen yang terbentuk dilambangkan dengan garis rangkap dua (=).

Adapun ikatan kovalen rangkap 3 terdapat pada molekul N2 yaitu 2  5. Untuk mencapai kestabilannya, atom N memerlukan 3 elektron tambahan. Jika 2 atom N saling berikatan, maka setiap atom N akan menyumbangkan 3 elektron tambahanuntuk digunakan bersama- sama sehingga atom N memenuhi hokum octet.
Pada pembentukan N2, pasangan elktron ikatannya berjumlah 3 sehingga ikatan kovalen yang terbentuk dilambangkan dengan garis rangkap 3 (≡).


2. Senyawa kovalen 

Senyawa kovalen adalah senyawa yang memiliki ikatan kovalen. Pada umumnya senyawa kovalen tersusun atas unsur logam dan non logam. Contoh senyawa kovalen adalah H2O, HCl, O2, H2,Cl2, CH4,  dan lain lain.

 Sifat- Sifat Fisika Senyawa Kovalen


Senyawa kovalen mempunyai beberapa sifat, diantaranya:

a). berwujud gas, cair, dan padat pada suhu kamar

b). mempunyai titik didih dan titik leleh yang rendah

c). kebanyakan tidak dapat menghantarkan listrik

d). Umumnya bersifat lunak

Molekul- molekul kovalen dapat saling berikatan membentuk kumpulan molekul. Ikatan yang terputus pada saat senyawa kovalen sederhana dipanaskan adalah ikatan antar molekul, bukan ikatan antaratom. Ikatan antarmolekul kovalen bersifat lemah sehingga untuk memutuskannya hanya diperlukan energy yang kecil. Oleh karena itu, titik didh dan titik leleh molekul dari senyawa kovalen sangat kecil.

Ikatan antarmolekul yang lemah juga menyebabkan pergerakan partikel – partikel lebih bebas sehingga sebagian besar senyawa kovalen berwujud cair dan gas. Begitu juga dengan sifat senyawa kovalen sederhana yang bersifat lunak dan mudah rapuh dikarenakan ikaan antarmolekul yang lemah sehingga susunan partikel senyawa kovalen yang berwujud padat akan mudah bergeser.

Sebagian senyawa kovalen tidak dapat menghantarkan listrik. Senyawa kovalen tersusun atas molekul- molekul (bukan ion) sehingga muatannya bersifat netral. Listrik hanya dapat dihantarkan oleh partikel- partikel ion.

No comments:

Post a Comment